Grobogan - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bersama-sama dengan Bupati Grobogan Hj. Sri Sumarni, S.H, M.M, dan Wakil Bupati Grobogan dr. Bambang Pujiyanto, M.Kes melakukan soft launching Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Grobogan, Kamis (13/10/2022). Soft launching ditandai dengan penekanan tombol sirine secara bersama-sama dan dilanjutkan dengan pengguntingan pita pada pintu masuk MPP Srikandi oleh Gubernur Jateng Ganjar Pranowo.
Gubernur Ganjar dalam sambutannya menyebut kehadiran MPP diharapkan ke depan ada improvement-improvement yang mendorong lahirnya aplikasi-aplikasi yang semakin mempermudah dan kian bisa dinikmati masyarakat. Namun, pihaknya juga mengingatkan bahwa masyarakat tidak semuanya melek digital. Oleh karenanya, dirinya berpesan kepada penyelenggara pelayanan publik yang ada di MPP agar senantiasa memberikan pelayanan dengan ramah dan murah senyum.
Bupati Grobogan Hj. Sri Sumarni, S.H., M.M dalam sambutannya menyampaikan bahwa sebagai upaya diferensiasi dengan MPP daerah lain, dan agar lebih mudah diingat, MPP Kabupaten Grobogan diberi nama Mal Pelayanan Publik Srikandi. Dengan nama tersebut, pihaknya berharap penyelenggara pelayanan yang ada di MPP mewarisi karakter Srikandi.
“Nama Srikandi terinspirasi dari tokoh wayang yang memiliki karakter bersemangat, pemberani, memiliki tekad yang kuat, dan percaya diri, juga piawai dalam olah panah. Kami berharap penyelenggara pelayanan di MPP ini memiliki semangat, tekat kuat dan percaya diri, serta tepat dalam mencapai tujuan utama, yaitu untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat”, ungkapnya.
Bupati Sri Sumarni menjelaskan saat ini sudah terdapat 30 Penyelenggara Pelayanan Publik yang mengisi gedung yang terletak di Jalan Paramedis Kompleks Simpang Lima Purwodadi ini. Rinciannya, 10 dari Kementrian/Lembaga, 2 dari Pemerintah Provinsi, 6 dari BUMN/BUMD, 11 dari OPD dan 1 dari Swasta.Selain soft launching MPP, pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan festival UMKM Grobogan Bangkit, yang diikuti oleh kurang lebih 100 pelaku UMKM. Festival ini rencananya akan berlangsung 13-16 Oktober 2022. Menurut Bupati Sri Sumarni, festival ini digelar dalam rangka mendorong semangat berusaha bagi para pelaku UMKM.
Bupati menambahkan, untuk meningkatkan daya saing produksi, akses permodalan UKM, dan pengendalian Inflasi, Pemkab memberikan subsidi bunga kredit UKM. Program itu bekerja sama dengan P.T. BKK Purwodadi dan dinamakan “BKK Kumda Dewi Sri”.
“BKK Kumda Dewi Sri merupakan Kredit Usaha Mikro Daerah (Kumda) yang diberikan kepada pelaku usaha mikro atau kecil untuk membiayai kebutuhan usaha produktif dan kebutuhan modal kerja, dengan bunga 11 persen flat per tahun, subsidi dari Pemda 9 persen. Sehingga nasabah hanya menanggung bunga 2 persen,” katanya.
Lanjutnya, nama Dewi Sri dipilih karena memiliki lambang kesuburan dan kemakmuran. Diharapkan melalui Kumda Dewi Sri ini, usaha mikro di Kabupaten Grobogan akan tumbuh subur dan naik kelas menjadi makmur.
Acara tersebut turut dihadiri oleh Forkopimda Kabupaten Grobogan, Sekretaris Daerah Kabupaten Grobogan Dr. Ir. Moh. Sumarsono, M.Si, para Staf Ahli Bupati, para Asisten Sekda Groboga, Kepala Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Grobogan, para penyelenggara pelayanan MPP, serta tamu undangan lainnya.Selepas peresmian Mal Pelayanan Publik Kabupaten Grobogan, Gubernur Jawa Tengah didampingi Bupati dan Wakil Bupati Grobogan serta rombongan menuju Desa Karangsari Kecamatan Brati. Di desa ini, Gubernur meresmikan wahana wisata edukasi Geo Park Karangsari.
Wahana wisata ini menjadi andalan desa Karangsari karena di wisata ini pengunjung disajikan wisata air seperti kolam renang segala usia, perpustakaan edukasi serta dimanjakan dengan berbagai kuliner.
Setelah peresmian, rombongan melaksanakan kegiatan ramah tamah.
(Kontributor: Protkompim—JSA)