×

Warning

JUser: :_load: Unable to load user with ID: 83

Bupati Grobogan: Pemkab dan Pemdes adalah Satu Sistem

IMG 20231013 WA0006Grobogan - Pemerintah kabupaten dan pemerintah desa merupakan satu kesatuan sistem dalam penyelenggaraan pemerintahan. Sehingga, diperlukan sinergi yang erat antara pemerintah kabupaten  dan pemerintah desa agar proses pembangunan dapat berjalan dengan baik, termasuk dalam upaya diseminasi informasi berkaitan progres pembangunan kepada masyarakat, yang muaranya adalah tercapainya kesejahteraan masyarakat. 

“Saya dan jajaran tidak bisa berbuat banyak, jika tidak ada kerjasama dari semua, lebih-lebih panjenengan yang langsung berhadapan dengan masyarakat”, ujar Bupati Grobogan Hj. Sri Sumarni, S.H., M.M. saat memberikan arahan kepada jajaran kepala desa, perangkat desa, dan BPD (Badan Permusyawaratan Desa) se-Kecamatan Penawangan dan se-Kecamatan Purwodadi baru-baru ini.
Imbuhnya, “Bupati, Camat, Kepala Desa, termasuk Perangkat Desa dan BPD adalah dalam satu sistem. Kita harus punya tanggung jawab baik secara kedinasan maupun moral. Jika masih ada diantara kita yang tidak kompak (…) ini artinya bahwa kita belum paham, jika kita ini adalah satu sistem”.
Rabu, 11 Oktober 2023 yang lalu, Bupati Grobogan Hj. Sri Sumarni, S.H., M.M. menyambangi dua kecamatan sekaligus yakni Kecamatan Penawangan dan Kecamatan Purwodadi. Kegiatan ini dimaksudkan guna meningkatkan sinergi antara pemerintah kabupaten dan pemerintah desa dalam urusan penyelenggaraan pemerintahan.
IMG 20231013 WA0005Pada kesempatan itu, Bupati Sri Sumarni meminta kepada para penyelanggara pemerintahan desa turut mendiseminasikan informasi terkait progres pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah kabupaten, baik yang bersifat fisik maupun non fisik.
Pihaknya menyampaikan sampai tahun 2022 lalu, progres infrastruktur jalan kabupaten yang dalam kondisi baik atau mantap telah mencapai 85 %, atau meningkat bila dibandingkan pada tahun 2016 yang baru mencapai 46 %.  
Lanjutnya, Pemerintah Kabupaten juga telah membangun dua rumah sakit baru, yakni RSUD Ki Ageng Getas Pendowo di Gubug, dan RSUD Ki Ageng Selo di Wirosari. Kemudian Gedung Mal Pelayanan Publik, Gedung Serba Guna, GOR, Pasar Rakyat, Pusat Kuliner, Taman Publik, dan Puskesmas. Tidak hanya itu, Bupati mengatakan bahwa upaya renovasi gedung sekolah juga terus dilakukan.
“Tidak hanya pembangunan fisik, kita juga memprogramkan untuk bantuan sosial bagi masyarakat kurang mampu yang kena dampak sosial, misalnya kebakaran, rumah roboh, sakit, dan sebagainya. Ttermasuk juga para Guru Madin, TPQ, Ponpes, Sekolah Minggu, dan juga operasional untuk RT dan RW. Walaupun jumlahnya belum banyak, semoga ada manfaatnya”, tambahnya.
IMG 20231013 WA0004Sementara itu Kepala Dispermades Kabupaten Grobogan, Ahmada Haryono mengatakan, berbagai program pembangunan desa dan kabupaten harus saling menyesuaikan dan berkesinambungan sehingga dapat meningkatakan kesejahteraan masyarakat. 
Pihaknya juga mendorong penyusunan APBDes tahun anggaran 2024 memprioritaskan penurunan stunting, Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), dan infrastruktur yang menjadi tanggung jawab desa. Adapaun terkait dana desa, pihaknya meminta agar dipergunakan sesuai dengan SDGs (Sustainable Development Goals) Desa.
“Kami harapkan semuanya penyusuan APBDes dan Dana Desa tetap mengacu pada SDGs Desa”, ujarnya.
Turut serta mendampingi Bupati adalah Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah Kabupaten Grobogan, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades), Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas Sosial, serta Sekretaris Dinas Perdagangan dan Perindustrian.
(Protkompim : JSA-HNST)