Semarang - Kepolisian Negara Republik Indonesia Daerah Jawa Tengah (Polda Jateng) menggelar rapat koordinasi lintas sektoral (Rakor Linsek) Operasi Mantap Brata 2023-2024 di Hotel Patra , Selasa (10/10/2023).
Rakor tersebut dihadiri Pj. Gubernur Jateng, Nana Sudjana, seluruh unsur pimpinan kewilayahan Polri dan TNI, pemerintah daerah, KPU, serta Bawaslu tingkat Provinsi hingga kabupaten dan kota di Jateng.
Kapolda Jateng, Irjen. Pol. Ahmad Luthfi menyebut kegiatan ini dilaksanakan untuk menciptakan sinergi dalam pengamanan dan penyelenggaraan pemilu. Kapolda menyebut, sebanyak 22 ribu personil akan diterjunkan guna mengamankan TPS yang tersebar di lebih dari 117 ribu titik. Pengamanan akan dilakukan secara sinergi antara TNI-Polri.
Melalui kegiatan ini, Kapolda berharap Pemilu 2024 di Jawa Tengah dapat berjalan dengan aman dan lancar, serta persatuan dan kesatuan di masyarakat tetap terjaga.
“Dalam proses pemilu boleh saja terjadi perbedaan pilihan. Situasi bisa saja memanas, tapi prinsipnya persatuan dan kesatuan di tengah masyarakat harus tetap dijaga karena nafas kita persatuan dan kesatuan diatas segala-galanya,” tegasnya.
Sementara itu Pj. Gubernur Jateng, Nana Sudjana menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan ini. Pihaknya mengajak segenap pemangku kepentingan dapat bersinergi untuk menjaga kondusivitas menjelang pemilu 2024.
"Saya ucapkan terimakasih atas upaya yang dilakukan Polda Jateng untuk menciptakan sinergi dari unsur pelaksana pengamanan pemilu. Kita harapkan di Jawa Tengah pemilu mendatang berjalan sukses, aman dan damai", ujarnya.
Pihaknya mengingatkan kepala daerah di wilayah Jateng untuk dapat berkomunikasi dari jajaran atas sampai ke bawah untuk meredam percikan sekecil apapun yang terjadi di masyarakat. Imbuhnya, pemetaan harus terus dilakukan, termasuk mengawasi penyebaran berita hoaks selama tahapan pemilu. Sebab, kata dia, waktu kampanye pemilu kali ini hanya sela 75 hari sehingga manuver dan aktivitas peserta kampanye akan sangat masif.
Senada dengan Kapolda dan Pj. Gubernur Jateng, Bupati Grobogan, Hj. Sri Sumarni, S.H., M.M. pada berbagai kesempatan senantiasa mengingatkan kepada semua pihak agar bijaksana menyikapi semua perbedaan dan menjaga kondusivitas di wilayah Kabupaten Grobogan.
"Jangan sampai termakan isu-isu yang menyesatkan menjelang pelaksanaan Pemilu serentak. Semua pihak harus bijaksana menyikapi semua perbedaan. Kita harus menjaga kondisi tetap kondusif di wilayah Kabupaten Grobogan tercinta ini", ujar Bupati Sri Sumarni.
(Protkompim -- JSA/ HNST)