- Read Time: 1 min
- Hits: 382
Grobogan - Bertempat di Ruang Komisi D DPRD Kabupaten Grobogan, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Drs. Mokamat, M.Si mendampingi Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Grobogan mengikuti rapat kerja tentang pengelolaan zakat Aparatur Sipil Negara (ASN) bersama Komisi D DPRD Kabupaten Grobogan, Rabu (6/10/2022).
Rapat kerja tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Grobogan, Ir. Kariyoso. Turut hadir dalam rapat tersebut, Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Grobogan, Kepala Bagian Kesejateraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Grobogan Ali Mahfudhon, SH.,M.M., Subkoordinator Bina Mental Spiritual Bagian Kesejateraan Rakya Sekretariat Daerah Kabupaten Grobogan Ali Anwar, S.Sos, M.M, dan Pimpinan BAZNAS Kabupaten Grobogan periode 2022-2027.
Menurut keterangan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Drs. Mokamat, M.Si, rapat tersebut menghasilkan beberapa kesimpulan. Berkaitan dengan zakat bagi ASN, forum rapat menilai masih banyak potensi zakat yang belum tergali secara optimal. Menurut forum, hal itu dikarenakan belum adanya regulasi yang mengatur dan mengikat.
“Sementara kami laporkan regulasi yang digunakan (red: pengelolan zakat ASN) adalah Surat Edaran Bupati Grobogan, Nomor: 451/727/VII, tanggal 2 Februari 2018”, terangnya.
Lebih lanjut, Drs. Mokamat, M.Si menerangkan atas kondisi tersebut Komisi D DPRD Kabupaten Grobogan berinisiatif akan mengajukan Peraturan Daerah (Perda) tentang Zakat bagi ASN dan atau Perangkat Desa.
Selain itu, pada rapat kerja tersebut juga terdapat usulan kepada Pemerintah Kabupaten Grobogan agar membuatkan kantor baru bagi BAZNAS Kabupaten Grobogan atau memperluas kantor BAZNAS Kabupaten Grobogan yang sudah ada. Adapun untuk lokasi yang diusulkan adalah di area sekitar masjid Jabalul Khoir, Simpang Lima, Purwodadi.
(Kontributor: Protkompim—JSA)
Grobogan - Bertempat di Pendopo Kabupaten Grobogan, Senin (26/9/2022), Bupati Grobogan Hj. Sri Sumarni, S.H, M.M secara simbolis menyerahkan bantuan BAZNAS Kabupaten Grobogan yang bersumber dari potensi zakat Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Grobogan kepada para mustahiq dan penerima program.
Bupati Sri Sumarni mengatakan bahwa dampak dari pandemi COVID-19 dan efek invasi Rusia ke Ukraina dewasa ini kita sedang menghadapi ketidakstabilan ekonomi dan resesi global. Sementara, di Kabupaten Grobogan saat ini masih dihadapkan pada permasalahan tingginya angka kemiskinan. Selain itu, RTLH juga menjadi permasalahan yang memerlukan sinergi dan kolaborasi dari berbagai pihak mengingat keterbatasan APBD yang dimiliki oleh Pemerintah Daerah.
Pada kesempatan tersebut, Bambang Pujiyanto mengajak guru Bimbingan Konseling (BK) berperan aktif dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di sekolah. Dengan beragam metode, Guru BK diharapkan secara massif mampu memberikan informasi dan pemahaman kepada siswa didik tentang bahaya penggunaan narkoba terhadap kesehatan dan dampak negatif bagi penggunanya.