Alun-Alun Purwodadi meriah dengan pagelaran wayang kulit dalam rangka HUT Ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia. Sekretaris Daerah Kabupaten Grobogan, Anang Armunanto, S.Sos., M.Si., hadir mewakili Bupati Grobogan untuk membuka acara seni budaya ini.
Di bawah langit malam, Alun-Alun Purwodadi menjadi saksi kemeriahan perayaan HUT ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia. Ribuan warga berkumpul menyaksikan pagelaran wayang kulit yang menampilkan lakon "Sang Drupadi," dengan dalang kondang Ki Warseno Slenk. Pagelaran ini tak hanya menjadi hiburan tetapi juga media edukasi, menghidupkan kembali nilai-nilai luhur budaya Nusantara.
Sekretaris Daerah Kabupaten Grobogan, Anang Armunanto, secara simbolis menyerahkan tokoh wayang Drupadi kepada Ki Dalang Warseno Slenk, menandai dimulainya pagelaran tersebut. Dalam sambutannya, Sekda Anang menyampaikan pesan Bupati Grobogan yang mengucapkan terima kasih atas kehadiran Ki Warseno Slenk yang bersedia meluangkan waktunya untuk menghibur dan mendidik masyarakat Grobogan melalui seni budaya.
“Wayang kulit bukan hanya sekadar tontonan, tetapi juga tuntunan yang mengandung nilai-nilai luhur. Melalui kisah Drupadi, kita diingatkan akan cerminan kehidupan, lengkap dengan sifat-sifat manusia seperti angkara murka dan segala macam kebaikan yang patut kita amalkan dalam kehidupan sehari-hari,” jelas Sekda Anang.
Pemkab Grobogan terus berkomitmen dalam meningkatkan pembangunan infrastruktur dan fasilitas publik lainnya. Meski masih ada yang perlu diperbaiki, pencapaian yang telah diraih saat ini sudah lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. “Infrastruktur jalan, rumah sakit, puskesmas, sekolah, dan pasar rakyat telah menunjukkan perbaikan yang signifikan. Pembangunan ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan,” tambah Sekda Anang.
Menjelang Pilkada, Sekda Anang juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kekompakan dan persatuan yang telah terbina dengan baik. “Saat ini, kita lebih fokus menyelesaikan tugas dan pekerjaan yang belum tuntas, serta mempersiapkan pelaksanaan Pilkada yang damai. Mari kita bersama menjaga suasana kondusif demi kepentingan bersama,” pesan Sekda Anang.
Pagelaran wayang kulit ini bukan hanya perayaan kemerdekaan, tetapi juga upaya melestarikan budaya dan membangun kesadaran akan pentingnya nilai-nilai luhur dalam kehidupan masyarakat. Dengan kegiatan seperti ini, diharapkan masyarakat Grobogan semakin cinta budaya dan menjaga persatuan di tengah keberagaman.
(Protkompim—JSA)