×

Warning

JUser: :_load: Unable to load user with ID: 83

Wabup Ajak Pelajar Jadi Entrepreneur Hebat

IMG 20221013 WA0014Grobogan -“Setelah lulus sekolah atau kuliah nanti kalian mau membuat apa atau ingin berbisnis apa?”

Pertanyaan tersebut disampaikan Wakil Bupati Grobogan dr. Bambang Pujiyanto, M.Kes saat membuka kegiatan Pameran Kreativitas dan Karya Siswa SMA Negeri 1 Purwodadi, Rabu (12/10/2012). Pameran yang menyuguhkan ragam kreativitas siswa-siswi SMA Negeri 1 Purwodadi tersebut diselenggarakan di Aula SMA Negeri 1 Purwodadi.
Wabup Bambang Pujiyanto menyadari bahwa dunia anak muda generasi milenial saat ini sudah begitu berbeda dengan era sepuluh atau dua puluh tahun yang lalu. Hal tersebut disebabkan oleh pesatnya perkembangan teknologi dan lingkungan geostrategis dunia yang secara global telah berubah drastis.  
“Dulu orang tua sering bertanya, setelah lulus sekolah atau kuliah nanti mau bekerja di mana? Pertanyaan tersebut mulai saat ini rasanya tidak pas untuk ditanyakan ke anak muda milenial. Mungkin, pertanyaan yang tepat yakni setelah lulus sekolah atau kuliah nanti Anda mau membuat apa atau ingin berbisnis apa”, ungkapnya.
IMG 20221013 WA0015Pihaknya mengajak para pelajar dan pemuda untuk menumbuhkembangkan jiwa entrepreneur dan technopreneur. Menurutnya, Indonesia masih memiliki PR besar dengan bonus demografi yang harus di isi angkatan muda angkatan kerja yang kreatif. Oleh karena itu, harapannya, generasi muda sebagai calon pemimpin di masa depan harus penuh karya dan inovasi, serta mampu menghasilkan produk-produk andalan Indonesia yang bisa bersaing di kancah global.
 “Sekolah sebagai wadah pelajar dan pemuda harus menumbuhkembangkan jiwa kewirausahaan agar setelah lulus nanti berdaya untuk bisa kreatif dan inovatif sehingga menjadi salah satu roda penggerak perekonomian bangsa. Anak muda bisa membangkitkan ekonomi negara ketika memiliki sensitivitas dan kreativitas dalam memecahkan setiap masalah di sekitarnya”, tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, Wabup Bambang juga menyoroti minimnya anak muda yang melibatkan diri di sektor pertanian. Pihaknya berharap, agar ada anak-anak muda milenial mampu memanfaatkan teknologi guna melakukan inovasi besar pada dunia pertanian tanah air sehingga akan memberikan kontribusi pada ketahanan pangan serta kemajian ekonomi bangsa.
“Berbeda dengan di luar negeri yang sektor pertaniannya dikenal sudah maju. Peran anak muda sangat dominan di situ, mulai dari praprodukksi hingga pascaproduksi. Dengan teknologi, anak-anak muda mampu melakukan inovasi besar pada dunia pertanian sehingga akan memberikan kontribusi pada ketahanan pangan serta kemajian ekonomi”, tukasnya.
 
(Kontributor: Protkompim—JSA (artikel); PJY (Foto))