×

Warning

JUser: :_load: Unable to load user with ID: 83

Ribuan Orang Antusias Nguri-Uri Tradisi Asrah Batin

IMG 20221016 WA0003Grobogan - Tradisi Adat Budaya Asrah Batin kembali digelar di desa Ngombak Kecamatan Kedungjati, Minggu (16/10/2022). Bupati Grobogan Hj. Sri Sumarni, S.H, M.M turut menghadiri tradisi yang sudah berusia ratusan tahun yang senantiasa digelar setiap 2 (dua) tahun sekali oleh masyarakat Desa Ngombak dan Karanglangu ini.

Bupati Sri Sumarni pada saat memberikan sambutan memberikan aspresiasi dan penghargaan kepada masyarakat yang senantiasa nguri-uri tradisi Asrah Batin ini. Hematnya, kegiatan ini selain sebagai upaya mengembangkan dan menjaga kelestariannya, juga adalah upaya memperkenalkan seni budaya kepada masyarakat luas dan utamanya kepada generasi penerus.
“Kegiatan ini hendaklah menjadi ajang untuk meningkatkan wawasan apresiasi budaya dan merevitalisasi budaya lokal secara berkelanjutan sehingga mampu mempertahankan jatidiri dan nilai-nilai luhur yang dimiliki masyarakat Kabupaten Grobogan”, ujar Bupati Sri Sumarni, S.H., M.M.
Lebih lanjut, Bupati Sri Sumarni berharap melalui tradisi adat budaya Asrah Batin ini dapat memberikan pengaruh kepada masyarakat agar ndherek handarbeni terhadap nilai seni budaya warisan leluhur yang adiluhung. Lanjutnya, lebih-lebih, di tengah era globalisasi dan kemajuan teknologi seperti saat ini, maka perlu upaya bersama agar seni budaya lokal yang genuine seperti Asrah Batin ini selain dijaga, dipelihara, dan dilestarikan juga perlu diperkenalkan agar lebih eksis, baik di dalam maupun luar negeri.
Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asisten I) Sekretaris Daerah Kabupaten Grobogan Drs. Mokamat, M.Si yang turut mendampingi Bupati Sri Sumarni menyampaikan kekaguman yang luar biasa terhadap animo dan semangat masyarakat dalam nguri-uri tradisi dan budaya lokal.
“Alhamdulillah, bisa hadir tradisi adat budaya asrah batin desa Ngombak dan desa Karanglangu, Kedungjati bersama Ibu Bupati, bpk Ketua Dewan, OPD Disporabudpar, bu Camat Kedungjati. Dalam laporan ada 6000 (enam ribu) pengunjung/pemudik. Mantap luar biasa, kearifan lokal yg perlu dijaga”, ungkapnya antusias. 
Turut hadir dalam acara tersebut Ketua DPRD Kabupaten Grobogan, Perwakilan dari Dinas Pemuda Olah Raga Kebudayaan dan Pariwisata, Camat Kedungjati, Forkopimcam Kecamatan Kedungjati, Kepala Desa Ngombak dan Karanglangu, dan tamu undangan lainnya.
Tradisi Asrah Batin merupakan peninggalan budaya Kabupaten Grobogan yang sarat akan makna kerukunan dan toleransi. Secara bahasa, Asrah Batin merupakan kata lain dari “Pasrah Batin”, yang maknanya berusaha ikhlas dengan kenyataan yang terjadi. 
Dalam tradisi budaya yang sudah berlangsung sejak ratusan tahun silam ini, warga Desa Karanglangu berduyun-duyun melintasi Sungai Tuntang yang membelah Desa Karanglangu dan Desa Ngombak.  Sementara itu, warga Desa Ngombak menyambut kedatangan warga Desa Karanglangu dengan pelayanan yang maksimal. Para tamu juga dimanjakan dengan hiburan kesenian serta suguhan hidangan khas lokal yang beraneka ragam. 
 
(Kontributor: Protkompim— JSA)