Grobogan - Data bencana tahun 2022 sampai dengan tanggal 21 Oktober 2022, di Kabupaten Grobogan tercatat telah terjadi bencana banjir sebanyak 11 kali, tanah longsor 19 kali, karhutla 1 kali, dan angin kencang sebanyak 18 kali, diantaranya 4 kali terjadi di bulan Oktober 2022.
“Sebagai bentuk kesiapsiagaan, dan antisipasi dalam menghadapi ancaman bencana dimusim penghujan, pada pagi hari ini kita bersama melaksanakan Apel Siaga Penanggulangan Bencana di Kabupaten Grobogan Tahun 2022”, ujar Bupati Grobogan Hj. Sri Sumarni, S.H, M.M.
Pernyataan tersebut disampaikan Bupati Sri Sumarni saat memberikan amanat pada Apel Siaga Bencana Gelar Pasukan dan Peralatan Penanggulangan Bencana Kabupaten Grobogan Tahun 2022 yang diselenggarakan di halaman Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Grobogan, Jumat (21/10/2022).
Bupati Sri Sumarni menyampaikan bahwa Apel Siaga Bencana ini penting dilakukan sebagai upaya sinergi dan kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai kemungkinan resiko terjadinya bencana akibat adanya cuaca ekstrim di wilayah Kabupaten Grobogan. Merujuk pada informasi BMKG tersebut, Bupati mengingatkan untuk senantiasa waspada terhadap potensi terjadi banjir dan tanah longsor di beberapa wilayah di Kabupaten Grobogan.
Bencana alam merupakan fakta alam yang sulit diprediksi kejadiannya. Pihaknya berharap, agar semua komponen bisa saling mendukung, bekerja sama dan berkoordinasi secara terpadu, menyiapkan mental dan fisik personil, serta sarana-prasarana pendukung tugas kebencanaan sehingga penanganan bencana dapat dilakukan secara cepat dan tepat."Harapan saya agar Tim Siaga Bencana terus berkoordinasi, bekerja sama yang baik dalam satu komando, gerak cepat dan tetap semangat, serta melaksanakan prosedur yang tepat dalam tanggap darurat bencana", harapnya.
Lebih lanjut, Bupati Sri Sumarni menekankan bahwa fokus penanggulangan bencana bukan hanya pada penanganan kedaruratan. Namun, menurutnya lebih pada upaya pengurangan resiko bencana sehingga hal itu menuntut adanya kesiapsiagaan seluruh pihak.
“Seluruh pemangku kepentingan dan elemen masyarakat, harus tanggap terhadap ancaman bencana, bukan hanya saat terjadi tanggap darurat bencana, tetapi juga pada saat pra bencana dan pasca bencana”, ungkapnya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Sri Sumarni juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Tim Siaga Bencana Kabupaten Grobogan. Tim Siaga Bencana Kabupaten terdiri dari beragam unsur, antara lain: Kodim 0717/Grobogan, Polres Grobogan, BPBD beserta petugas SAR, Satpol PP-Pemadam Kebakaran, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Dinas PUPR, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perhubungan, Perhutani, PLN, PMI serta relawan dari ORARI, RAPI, FKAM, MDMC, Banser, Santana, SAR MTA, SENKOM, BAGANA, BAGUNA, TAGANA, Serang Rescue, Pramuka, dan lain-lain.
“Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Tim Siaga Bencana Kabupaten Grobogan (…) yang telah siap siaga mencurahkan tenaga dan pikirannya, untuk bersama tanggap darurat bencana di Kabupaten Grobogan tercinta ini”, pungkasnya.
Turut hadir dalam acara tersebut, Wakil Bupati Grobogan, jajaran Forkopimda Kabupaten Grobogan, Sekretaris DPRD Kabupaten Grobogan, para Asisten Sekda Grobogan, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Grobogan, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Grobogan, Kepala BPPKAD Kabupaten Grobogan, Kepala Dispermades Kabupaten Grobogan, Kepala Disporabudpar Kabupaten Grobogan, Kepala DPUPR Kabupaten Grobogan, Kepala DKP Kabupaten Grobogan, Kepala Satpol PP Kabupaten Grobogan, dan tamu undangan lainnya.
(Kontributor: Protkompim—JSA)