Grobogan - Berbusana adat Aceh, baju Meukasah, Bupati Grobogan Hj. Sri Sumarni, S.H., M.M. menjadi inspektur upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) di Alun-Alun Purwodadi, Kamis (17/8/2023).
Pada kesempatan itu, Bupati Sri Sumarni menyampaikan amanat Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo. Dalam amanatnya, Gubernur Ganjar mengungkapkan apresiasinya pada masyarakat dari berbagai kalangan. Mulai dari petani, buruh, hingga Aparatur Sipil Negara (ASN).
“Maka saya menyampaikan terimakasih yang tidak terkira kepada Saudara-saudaraku para petani. Dari kerja keras panjenenganlah Jawa Tengah jadi salah satu lumbung pangan Indonesia”, kata Bupati Sri Sumarni membacakan amanat Gubernur.
Bupati Sri Sumarni mengatakan bahwa Gubernur Ganjar juga berterima kasih kepada para buruh pabrik. Menurutnya, kondusivitas serta proses rembugan yang selama ini dilakukan telah berhasil menarik ratusan triliun investasi dalam sepuluh tahun terakhir di Jawa Tengah.
Mengutip data dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jateng, nilai penanaman modal asing (PMA) di Jateng pada saat pandemi dan pascapandemi Covid-19 selalu naik dari tahun ke tahun. Pada tahun 2020, realisasi PMA Jateng sebesar Rp19,64 triliun dan naik pada tahun 2021 menjadi Rp21,4 triliun. Kemudian realisasi investasi Jateng hingga triwulan ke-3 tahun 2022 kembali meroket hingga mencapai Rp44,99 triliun.Kepada para guru, romo, kiai, dan semua pemuka agama, kata Bupati Sri Sumarni, Pak Ganjar menyampaikan salam sungkem.
“Kepada Para Guru, Romo, Kiai, dan Seluruh Pemuka Agama, salam sungkem saya haturkan. Berkat kesalehan dan intelektualitas panjenenganlah, indeks pembangunan manusia serta kebahagiaan warga Jawa Tengah terus meningkat. Dan kemiskinan kita terus mengalami penurunan hingga bahkan mencapai 1 juta jiwa lebih”, sampainya.
Tidak lupa, Gubernur Jateng juga menyampaikan terimakasih kepada para nelayan, pengusaha, karyawan maupun pedagang yang telah bekerja sebaik-baiknya.Pun begitu dengan pekerja profesional, PNS maupun pejabat pemerintahan, yang telah melakukan tugas dengan penuh tanggung jawab, yang telah mereformasi pandangan dan cara kerjanya. Yakni memberikan pelayanan terbaik yang cepat, mudah dan murah kepada masyarakat.
“Saya tidak tahu bagaimana jadinya jembatan timbang saat ini jika tidak ada reformasi besar-besaran setelah kita bongkar praktik pungli di sana”, ungkapnya.
Bupati Sri Sumarni melanjutkan pembacaannya, bahwa pada momentum ini, Gubernur Ganjar juga berpamitan kepada masyarakat Jawa Tengah mengingat jabatan Gubernur yang ia emban selama dua periode akan segera purna.
“Kepada seluruh Saudara-saudaraku warga Jawa Tengah. Hari ini, saya beserta istri, dan Gus Yasin beserta istri, datang menghadap panjenengan, mengetuk pintu hati panjenengan untuk menghaturkan mohon maaf”, ungkapnya.
“Semoga persaudaraan erat kita ini jadi pemicu perdamaian dan kemajuan di seluruh Indonesia, di seluruh penjuru Nusantara”, pungkas Bupati Sri Sumarni membacakan amanat Gubernur Ganjar.
Turut hadir dalam upacara peringatan HUT Ke-78 Kemerdekaan RI ini, Wakil Bupati Grobogan dr. Bambang Pujiyanto, M.Kes, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Grobogan, Kepala instansi vertikal, Sekretaris Daerah Kabupaten Grobogan Dr. Ir. Mohamad Sumarsono, M.Si dan jajaran asisten, Kepala Perangkat Daerah Kabupaten Grobogan, serta tamu undangan lainnya.
Sementara peserta upacara terdiri dari berbagai unsur, baik TNI/Polri, Perangkat Daerah, instansi vertikal/lembaga lain, pelajar/mahasiswa, BUMN/BUMD, serta organisasi kemasyarakatan.
(Protkompim— JSA)