Jakarta - Bupati Grobogan Hj. Sri Sumarni, S.H., M.M menerima penghargaan Adhikarya Pratama Pembangunan Pertanian dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia (Kementan RI). Penyerahan penghargaan dilakukan oleh Wakil Presiden Republik Indonesia (Wapres RI), K.H. Ma’ruf Amin di Istana Wakil Presiden, Senin (14/8/2023).
“Penghargaan didapatkan karena Pemerintah Kabupaten Grobogan berkomitmen dalam meningkatkan ketahanan pangan”, kata Bupati Sri Sumarni.
Bupati Sri Sumarni mengatakan Kabupaten Grobogan merupakan produsen padi, jagung, dan kedelai tertinggi di Jawa Tengah.
Melansir data Kerangka Sampel Area (KSA) Badan Pusat Statistik (BPS), produksi padi di Kabupaten Grobogan pada 2022 dengan luas panen 136.733 hektar, mencapai 785.111 ton atau 510.000 ton beras. Sementara produksi jagung dengan luas panen 136.733 hektar mencapai 845.522 ton. Adapun produksi kedelai dengan luas panen 17.660 hektar mencapai 34.603 ton.
Wapres Ma’ruf Amin dalam sambutannya memberikan ucapan selamat kepada penerima penghargaan, dan berharap pejuang di bidang pertanian dapat meningkatkan produktivitas dan sinerginya dalam mengatasi beragam tantangan untuk mencapai kesejahteraan.
“Saya mengucapkan selamat kepada para penerima penghargaan. Semoga penghargaan ini menambah motivasi, menginspirasi dan melipatgandakan semangat para pejuang pertanian untuk terus bekerja keras meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani, membangun ekosistem pertanian yang makin baik, serta memperkukuh sinergi dalam mengatasi aneka tantangan pembangunan pertanian,” pesan Wapres.
Wapres juga mengajak para pejuang pertanian untuk mempererat kerjasama untuk mewujudkan petani yang maju dan sejahtera.
“Mari kita wujudkan pertanian yang maju, petani yang sejahtera, menuju Indonesia makmur dan jaya,” pungkasnya.
Sebelumnya, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menyampaikan bahwa capaian pembangunan pertanian dapat berhasil berkat peranan pemerintah pusat dan daerah sehingga diperlukan apresiasi atas upaya dan kerja keras para pemangku kepentingan di sektor pertanian tersebut.
“Sebagai wujud apresiasi dan ungkapan terima kasih kepada para pihak yang selama ini sudah membuktikan dedikasi, kerja keras, curahan tenaga, pikiran, dan waktunya untuk menyukseskan pembangunan pertanian di negara kita,” tutur Yasin.
“Peran yang tidak kalah pentingnya adalah dukungan pemerintah provinsi dan kabupaten sebagai ujung tombak pelaksanaan peningkatan produksi pangan dan pembangunan pertanian pada umumnya di masing-masing wilayah,” tambahnya.
(Protkompim—JSA)