MUI Kabupaten Grobogan menggelar acara Penguatan Organisasi Ganas Annar (Gerakan Nasional Anti Narkoba) dengan tajuk "Bergerak Bersama Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika (P4GN dan PN)" dengan tujuan memperkuat komitmen melawan narkoba dan berbagai isu sosial lainnya di Gedung Riptaloka, Rabu (31/07/2024).
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Grobogan, Anang Armunanto, S.Sos., M.Si. mewakili Bupati membuka acara tersebut dengan menyoroti sejumlah isu strategis yang tengah dihadapi masyarakat, seperti stunting, anak tidak sekolah, pernikahan anak usia dini, serta judi online, pinjaman online (pinjol), game online, dan penyalahgunaan narkoba.
Dalam sambutannya, Sekda Anang menekankan pentingnya upaya kolaboratif dalam menghadapi tantangan-tantangan ini. Ia menyampaikan pesan Bupati tentang bahaya yang ditimbulkan oleh penyalahgunaan narkoba, baik dari segi agama, hukum, medis, sosial, maupun psikologi.
"Pemerintah Kabupaten Grobogan terus berkomitmen untuk mencegah peredaran maupun penyalahgunaan narkoba dengan cara memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat," tegas Sekda Anang. Seminar ini, menurutnya, bertujuan untuk memperkuat pengetahuan masyarakat agar mampu melindungi diri dan keluarga dari dampak negatif narkoba.
Ia menguraikan, dari perspektif agama dan hukum, narkoba jelas dilarang. Secara medis, penggunaan narkoba dapat menyebabkan berbagai gangguan kesehatan. "Dari segi sosial, narkoba merusak moral dan hubungan sosial; dari segi psikologis, akan merusak mental dan pola pikir," lanjutnya, mengingatkan peserta seminar tentang risiko-risiko yang harus diwaspadai.
Sekda Anang juga menyoroti dampak sosial dan kriminal yang bisa terjadi akibat narkoba, termasuk kasus pembunuhan, bunuh diri, dan tindakan kriminal lainnya. "Kita memiliki visi menuju Indonesia Emas tahun 2045, dan sebagai orang tua, wajib bagi kita untuk memastikan anak-anak kita siap dan mampu membawa Indonesia maju dan berdaya saing global," ujarnya penuh semangat.
Seminar ini diharapkan menjadi momentum bagi masyarakat Grobogan untuk memperkuat solidaritas dan komitmen dalam menghadapi berbagai tantangan sosial, khususnya penyalahgunaan narkoba. Melalui pengetahuan dan kesadaran bersama, Grobogan berharap dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman dan sehat bagi generasi mendatang. "Mari kita bergerak bersama untuk mewujudkan Grobogan Bersinar, bebas dari narkoba dan berbagai isu sosial lainnya," pungkas Sekda Anang.
(Protkompim— JSA)