×

Warning

JUser: :_load: Unable to load user with ID: 83

Tingkatkan Kewaspadaan dan Deteksi Dini Potensi Terorisme dan Radikalisme, Pemkab Grobogan Gelar Talk Show

IMG 20231024 142746Grobogan - Terorisme masih menjadi ancaman bagi keutuhan bangsa dan negara. Terlebih, di era kiwari, gerakan terorisme dikenal sebagai kelompok yang secara cerdas mampu memanfaatkan kekuatan teknologi dan informasi sebagai media untuk mempropagandakan paham radikalisme sekaligus melakukan rekrutmen keanggotaan.

IMG 20231024 142819Menyikapi kondisi demikian, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Grobogan, Anang Armunanto, S.Sos., M.Si., menyampaikan pesan penting Bupati Grobogan Hj. Sri Sumarni, S.H., M.M. agar semua elemen masyarakat bersinergi dalam melawan dan menangkal penyebaran paham radikalisme dan terorisme.
“Penanganan radikalisme dan terorisme harus melibatkan semua elemen dan unsur masyarakat seperti tokoh agama, tokoh masyarakat, pendidik, pelajar, santri dan organisasi masyarakat”, ujar Sekda Anang Armunanto.
Pesan itu disampaikannya saat mewakili Bupati Grobogan Hj. Sri Sumarni, S.H., M.M. pada acara Talk Show Peningkatan Kewaspadaan dan Deteksi Dini terhadap Potensi Terorisme dan Radikalisme di Kabupaten Grobogan yang diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Grobogan  di Gedung Riptaloka Sekretariat Daerah Kabupaten Grobogan, Selasa (24/10/2023).
Lebih lanjut, membacakan sambutan Bupati Sri Sumarni, Sekda Anang Armunanto mengatakan, penguatan pendidikan wawasan kebangsaan bagi dunia pendidikan, baik pendidikan formal maupun nonformal merupakan hal yang mutlak dilakukan. 
“Karena melalui pendidikan wawasan kebangsaan maka akan terwujud nilai-nilai luhur yang sejalan dengan kearifan lokal, seperti toleransi antar umat beragama, gotong royong, kejujuran dan cinta tanah air serta kepedulian antar warga Masyarakat”, jelasnya.
Dirinya juga mengatakan peran penting keluarga dalam menangkal penyebaran paham radikalisme dan terorisme ini. Orang tua, kata dia, harus memiliki kepekaan terhadap aktivitas putra-putrinya. 
Tak hanya itu, Sekda Anang Armunanto juga mengajak para tokoh agama mengampanyekan moderasi beragama. 
“Memberikan pemahaman agama yang damai dan toleran pada tempat-tempat ibadah, sehingga tidak mudah terjebak dan terjerumus oleh ajaran-ajaran yang dilarang”, tuturnya.
Sementara itu, Kabag Ops. Polres Grobogan, Kompol Sucipto mengajak para pelajar memanfaatkan media sosial dengan baik. Pihaknya mewanti-wanti agar para pelajar lebih waspada dan berhati-hati dalam menerima dan menyebarkan informasi atau berita.
Adapun, Kabid Ketahanan Bangsa dan Kewaspadaan Nasional Bakesbangpol Kabupaten Grobogan, Yusiana Siyamati mengatakan kegiatan talk show ini merupakan upaya preventif guna memberikan pengetahuan dan pemahaman deteksi dini dan cegah dini pengaruh radikalisme terorisme. 
Imbuhnya, kegiatan yang diikuti oleh perwakilan ASN, pelajar, santri, pimpinan pondok pesantren, tokoh agama, mahasiswa, ormas, dan yayasan juga sebagai ikhtiar menjaga keharmonisan sesama, meningkatkan komunikasi dan koordinasi  serta bersama-sama memperkuat komitmen untuk mencegah  berkembangnya paham radikalisme dan terorisme.
Hadir sebagai pemateri dalam talk show ini dari Satuan Tugas Wilayah (Satgaswil) Jawa Tengah Densus 88, Kompol Lugito Gopar dengan materi Perkembangan dan Pencegahan Paham Radikalisme dan Terorisme di Jawa Tengah, dan eks-napiter, Joko Priyono dengan materi Tangkal Radikalisme dan Terorismedan Cerdas dalam Bermedia Sosial.
(Protkompim— JSA - HNsT)