Purwodadi - Kabupaten Grobogan bergegas merayakan keberhasilan gemilang Taman Hijau Kota Purwodadi yang meraih prestasi tinggi dalam audit Ruang Bermain Anak (RBA) yang digelar oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) sejak Senin (11/12/2023) lalu.
Dalam pengumuman hasil audit, Rabu (13/12/2023), Taman Hijau Kota Purwodadi mencetak skor 569, melampaui standar yang dibutuhkan untuk memperoleh SK/Pemberian Anugerah dengan peringkat RBRA (Ruang Bermain Ramah Anak) tanpa perbaikan. Djoko Santoso, Lead Auditor KemenPPA, menyatakan, "Pada saat di audit, RBA Taman Hijau Kota Purwodadi mendapatkan skor 569."
Peringkat RBRA terdiri dari beberapa kategori, dimulai dari RBRA Pratama hingga RBRA dengan skor tertinggi, 546-595. Peringkat ini diperoleh dengan memenuhi persyaratan minimal, mencakup lokasi RBA, pemanfaatan, kemudahan, material, vegetasi, pengkondisian udara/penghawaan, peralatan/perabotan, keselamatan, keamanan, kesehatan dan kebersihan, kenyamanan, pencahayaan, dan pengelolaan.
Tim auditor mengungkapkan tiga temuan audit, melibatkan temuan positif, temuan untuk rekomendasi perbaikan, dan temuan ketidaksesuaian. Salah satu temuan positif adalah komitmen luar biasa dari Bupati Grobogan dan Wakil Bupati Grobogan dalam mendukung transformasi RBA Taman Hijau menjadi Ruang Bermain Ramah Anak (RBRA), sebagai upaya menjadikan Kabupaten Grobogan Layak Anak.
Komitmen juga tercermin dari jajaran Perangkat Daerah, yang aktif terlibat dalam koordinasi, perencanaan pembangunan, pemantauan pengawasan, dan perawatan fasilitas sarana prasarana RBA. Walaupun demikian, temuan juga menunjukkan beberapa area yang memerlukan tindak lanjut perbaikan, seperti penambahan akses untuk disabilitas, peningkatan penjelasan jenis sampah pada tempat sampah, pemeliharaan fasilitas, dan ketersediaan PPPK.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Grobogan, Anang Armunanto, S.Sos., M.Si. menyampaikan apresiasi terhadap hasil audit. "Alhamdulillah, dari tiga belas persyaratan untuk bisa dinyatakan sebagai RBRA, sebagian besar telah memenuhi atau mencapai nilai maksimal," ujarnya. Sekda Anang menekankan pentingnya mempertahankan komitmen yang ada dan melanjutkan upaya mewujudkan RBRA. "Komitmen ini harus kita pertahankan, harus kita terus sinambungkan. Alhamdulillah pimpinan-pimpinan kita juga punya komitmen yang kuat terhadap perwujudan RBRA ini dan tentunya kita juga harus mendukung semuanya," tambah Sekda.
Sekda Anang juga mengapresiasi kolaborasi lintas sektor, termasuk OPD (Organisasi Perangkat Daerah), stakeholders, Bank Jateng, BKK (Purwodadi), Forum Anak, dan pengusaha ramah anak, yang berkontribusi dalam keberhasilan ini.
Sementara itu, Kepala Bidang Pemenuhan Hak dan Perlindungan Anak Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Provinsi Jawa Tengah, Budi Dayanti, menyampaikan apresiasi atas pencapaian Kabupaten Grobogan. Dirinya berharap agar Pemkab Grobogan juga akan mengajukan sertifikasi standar nasional Indonesia (SNI) untuk meraih predikat Kabupaten Layak Anak ke depannya.
(Protkompim— JSA/HNsT)