Purwodadi - Pada Selasa (14/5/2024), Sekretaris Daerah (Sekda) Anang Armunanto membuka kegiatan Advokasi Penanganan Anak Tidak Sekolah (PATS) dan Bimtek (Bimbingan Teknis) Pendataan serta Penarikan Data Anak Tidak Sekolah (ATS) pada Dashboard Data Pokok Pendidikan (Dapodik) Tahun 2024 di MPP Srikandi.
Dalam sambutannya, Sekda Anang menyampaikan berbagai upaya yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Grobogan dalam penanganan ATS. Salah satunya adalah melalui program unggulan Gerakan Mesti Sekolah (GEMES) yang tercantum dalam RPJMD. Program ini mencakup pembentukan tim Penanganan ATS tingkat kabupaten, keterlibatan Forum Masyarakat Peduli Pendidikan (FMPP), serta verifikasi dan validasi data melalui aplikasi SI VANESSA (Sistem Informasi & Validasi Perencanaan Anak Mesti Sekolah).
“Namun, upaya ini belum cukup. Masih diperlukan upaya ekstra untuk meningkatkan Harapan Lama Sekolah (HLS), Rata-rata Lama Sekolah (RLS), dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM),” ujarnya.
Dengan menghadirkan narasumber dari UNICEF dan Pusdatin Kemendikbudristek RI, Sekda Anang berharap kegiatan ini dapat memberikan gambaran praktik baik penanganan ATS serta langkah-langkah yang harus dilakukan Pemkab Grobogan sebagai referensi rencana tindak lanjut.
“Para narasumber diharapkan dapat memberikan motivasi dalam penanganan ATS. Saya mengucapkan terima kasih atas fasilitasi dan advokasi yang diberikan,” tambahnya.
Sekda Anang juga menekankan perlunya dukungan, komitmen, sinergi, dan kolaborasi berkelanjutan dari seluruh stakeholders untuk penanganan ATS. Ia berharap para peserta dapat memanfaatkan forum ini sebaik-baiknya sebagai bagian dari upaya bersama dalam penanganan ATS di Kabupaten Grobogan.
Kepada Perangkat Daerah (OPD) terkait, Sekda Anang menegaskan perlunya evaluasi terhadap upaya yang sudah dilakukan serta perumusan strategi dan langkah-langkah baru yang lebih taktis untuk terus bergerak bersama dalam penanganan ATS.
(Protkompim— JSA)