×

Warning

JUser: :_load: Unable to load user with ID: 83

Komitmen Wujudkan SPBE, Pemkab Grobogan Luncurkan SRIKANDI

IMG 20231031 WA0022Grobogan - Komitmen Kabupaten  Grobogan dalam mewujudkan Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik (SPBE) terus dilakukan. Salah satunya dengan meluncurkan serta mengimplementasikan aplikasi SRIKANDI (Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi) bagi perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Grobogan.

Peluncuran aplikasi SRIKANDI ini dilakukan di Gedung Riptaloka Sekretariat Daerah (Setda) Grobogan, Senin (30/10/2023), oleh Bupati Grobogan Hj. Sri Sumarni, S.H., M.M. didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Grobogan, Anang Armunanto, S.Sos., M.Si.
Aplikasi SRIKANDI merupakan aplikasi yang diluncurkan Pemerintah sebagai aplikasi umum bidang kearsipan yang dapat mendukung pengelolaan arsip dan tata kelola pemerintahan berbasis elektronik. Dengan target pengguna yaitu seluruh Instansi Pusat dan Pemerintah Daerah.
IMG 20231031 WA0023Melalui penerapan aplikasi SRIKANDI diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan akuntabilitas dalam kearsipan serta menjadi memori kolektif bangsa karena pengelolaan informasi berbasis digital dapat terekam dengan baik dan memudahkan koordinasi antar pemerintah.
“Karena ini adalah aplikasi nasional, yang harus kita gunakan, maka saya minta semua OPD (Organisasi Perangkat Daerah) harus sepakat dan komitmen untuk memulai penerapanya. Semoga semua lancar dan mempermudah cara kerja kita”, ujar Bupati Sri Sumarni.
Sementara pada kesempatan terpisah, Sekda Anang Armunanto mengatakan Pemkab Grobogan telah melaksanakan beragam upaya percepatan penerapan aplikasi Srikandi. Upaya tersebut antara lain melalui kegiatan bimbingan teknis bagi admin dan kepala Perangkat Daerah, internalisasi pendampingan Perangkat Daerah, penyediaan regulasi pendukung, serta uji coba penggunaan aplikasi SRIKANDI.
Penerapan aplikasi SRIKANDI, kata Sekda Anang Armunanto, merupakan salah satu indikator dalam penilaian SPBE (Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik) di daerah. Ia menambahkan, meski aplikasi nasional, tetapi penerapan SRIKANDI ini juga mendukung tercapainya misi Kabupaten Grobogan yaitu “Memperkuat Reformasi Birokrasi dan Meningkatkan Kualitas Tata Kelola Pemerintahan yang Baik”. 
Menurutnya, adanya aplikasi tersebut dapat meningkatkan kualitas tata kelola arsip yang berdampak pada akuntabilitas kinerja birokrasi, memudahkan dalam komunikasi dan koordinasi antar instansi di daerah maupun pusat sehingga kinerja aparatur lebih optimal dalam mencapai target organisasi, serta mendukung upaya penghematan waktu dan anggaran. Sehingga, diharapkan ke depan tata kelola pemerintahan di Kabupaten Grobogan dapat semakin transparan, dinamis, dan akuntabel.
"Dengan SRIKANDI, surat menyurat antar instansi tidak lagi memerlukan kertas, melainkan cukup meng-upload ke aplikasi sehingga pengiriman surat tidak menunggu waktu lama, lebih cepat dan lebih simpel dan kalau membutuhkan tanda tangan pejabat terkait dimana saja dapat segera menandatanganinya", jelasnya.
Aplikasi Srikandi memiliki beberapa fitur utama. Pertama, fitur penciptaan arsip yang meliputi pembuatan, pengiriman, dan penerimaan naskah dinas secara elektronik antar-instansi pemerintah. Kedua, terdapat fitur pemeliharaan arsip untuk menjaganya agar tetap autentik, utuh, dan terpercaya. Di dalam aplikasi ini juga terdapat fitur penggunaan arsip oleh yang berhak, serta fitur penyusutan arsip yang meliputi pemindahan dan pemusnahan arsip.
Penggunaan aplikasi Srikandi sebagai aplikasi umum instansi pemerintah dinilai sebagai bentuk peningkatan kualitas dalam bidang kearsipan. Hal ini dikarenakan setiap informasi berbasis analog dan digital akan dapat terekam dengan baik sehingga nantinya akan menjadi bukti akuntabilitas dan memori kolektif bangsa.
Dengan aplikasi ini, arsip yang tercipta dan dikelola dalam SPBE akan lebih optimal dalam melindungi kepentingan hak keperdataan masyarakat.
(Protkompim : JSA-HNsT)