Semarang — Becak Pintar, sebuah inovasi dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Grobogan, menerima penghargaan sebagai salah satu dari Top 10 kategori Kabupaten/Kota dalam Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) Provinsi Jawa Tengah tahun 2023.
Inovasi ini melibatkan pengantaran dokumen penting seperti Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el) dan Kartu Identitas Anak (KIA) langsung ke rumah pemohon menggunakan layanan ekspedisi. Pembayaran layanan pengiriman dilakukan secara tunai (Cash On Delivery/COD) oleh pemohon ketika dokumen yang diminta telah sampai di alamat yang bersangkutan.
Penghargaan prestisius ini diserahkan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, kepada Bupati Grobogan, Hj. Sri Sumarni, S.H., M.M. Acara penyerahan penghargaan berlangsung di Gedung Gradhika Bakti Praja pada hari Selasa (27/02/2024).
Bupati Sri Sumarni menyampaikan harapannya bahwa prestasi ini dapat menjadi pemicu bagi perangkat daerah lain di lingkungan Pemerintah Kabupaten Grobogan untuk menghasilkan inovasi-inovasi baru yang akan semakin meningkatkan kualitas pelayanan publik. Dengan capaian ini, diharapkan semangat untuk menggagas inovasi baru akan semakin terpacu di masa mendatang.
Sementara itu, Sumarno, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, menekankan pentingnya inovasi dalam meningkatkan pelayanan publik. "Inovasi adalah kunci dalam melayani masyarakat. Kita memiliki kewajiban untuk terus berinovasi guna memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat," ujarnya.
Menurut Sumarno, dengan adanya inovasi seperti Becak Pintar ini, masyarakat akan lebih mudah dan cepat mendapatkan pelayanan yang mereka butuhkan, sehingga dapat meningkatkan kepuasan terhadap pelayanan yang diberikan oleh pemerintah.
Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) Jawa Tengah merupakan upaya rutin yang dilakukan oleh Biro Organisasi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk mengidentifikasi dan memberikan penghargaan kepada inovasi-inovasi terbaik dalam pelayanan publik. Proses seleksi KIPP Jateng 2023 dimulai sejak Oktober 2023, dengan melibatkan 209 inovasi yang lolos tahap administrasi, terdiri dari 55 inovasi dari Perangkat Daerah Provinsi dan 154 inovasi dari Kabupaten/Kota di seluruh Jawa Tengah.
(Protkompim— JSA, Foto: Pujiyono)