×

Warning

JUser: :_load: Unable to load user with ID: 83

Bupati Grobogan Pimpin Upacara Hari Jadi Grobogan

IMG 20210304 WA0018Grobogan - Bupati Grobogan, Sri Sumarni, S.H., M.M., pimpin Upacara Hari Jadi Kabupaten Grobogan ke 295, Kamis (4/3/2021) di Halaman Setda. 

 
Upacara memperingati Hari Jadi Kabupaten Grobogan tahun ini diselenggarakan dengan peserta terbatas dan mematuhi protokol kesehatan. Upacara tersebut berlangsung secara tertib dan hikmat dan dihadiri oleh Forkopimda, Para Staf Ahli Bupati, dan Asisten Sekda.
 
Dalam sambutannya, Bupati mengajak kepada seluruh warga untuk bersama mewujudkan Kabupaten Grobogan yang lebih sejahtera.
 
"Mari bersama menuju Grobogan Hebat dan Grobogan Sehat. Meskipun di tengah pandemi Covid-19, kita harus tetap semangat dan selalu berusaha menjaga kesehatan," tegas Bupati. 
 
Bupati menambahkan, upacara hari jadi ini juga menjadi momentum bagi seluruh warga Kabupaten Grobogan untuk bersama-sama mencegah penyebaran Covid-19 dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. 
 
Upacara kali ini juga bertepatan dengan peringatan HUT Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP)  yang ke 71 dan Pemadam Kebakaran (Damkar) yang ke 102.
 
Dalam amanat tersebut, Bupati memaparkan bahwa bukan perkara yang mudah untuk menertibkan masyarakat, khususnya terkait penertiban di tengah Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).
 
"Satpol PP perlu mengambil tindakan yang tepat dan langkah yang akurat. Memang Satpol PP perlu untuk bertindak tegas, namun tetap humanis," pesan Bupati. 
 
Bupati berpesan untuk Damkar agar selalu meningkatkan tindakan preventif dalam pelaksanaan tanggungjawabnya, melalui tindakan mitigasi, sosialisasi, penyuluhan, dan inspeksi agar edukasi masyarakat terkait pencegahan kebakaran bisa meningkat. 
 
Bupati juga sangat mengapresiasi semangat Damkar yang tersurat seperti jargonnya. "Saya sangat mengapresiasi petugas pemadam kebakaran kita yang telah berusia lebih dari satu abad. Semangat mereka tersurat dalam jargonnya, pantang pulang sebelum api padam," jelas Bupati.
 
Upacara tersebut diakhiri dengan pembagian sembako secara simbolis kepada masyarakat yang kurang mampu. 
 
(Kontributor-Ltf, An)